Manajemen Dakwah di Era Turki Utsmani : “Sinergi Kekuasaan dan Penyebaran Islam”

  • Neneng Majdah
  • Ihsan Sajali
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Setelah jatuhnya Dinasti Abasiyah, kekuatan politik Islam sedikit demi sedikit mulai tertinggal. Kondisi ini tentu saja memperburuk kekuatan politik Islam. keadaan ini semakin membaik setelah munculnya tiga kerajaan besar, yakni Keranaan Utsmani di Turki, kerajaan Mongol di India, dan kerajaan Safawi di Persia. Dalam catatan sejarah kerajaan Utsmani adalah kerajaan pertama yang paling bertahan, dibanding dengan dua kerajaan besar lainnya. Kerajaan Utsmani berdiri pada tahun 1281-1924 M. Kerajaan ini berasal dari keturunan Usman Ibn Suji Ibn Artholog Ibn Sulaiman Syah Ibn Kia Alp. Berdirinya kerajaan ini atas prakasa Bangsa Turki dari kabilah Oghuz, suku Nomanik di Asia kecil yang mendiami daerah mongol dan daerah utara negeri Cina. Banyak kemajuan-kemajuan yang dilakukan kerajaan Turki Usmani, baik dalam bidang Agama, kebudayaan, politik, kemiliteran, dan pemerintahan

Cite

CITATION STYLE

APA

Neneng Majdah, & Ihsan Sajali. (2025). Manajemen Dakwah di Era Turki Utsmani : “Sinergi Kekuasaan dan Penyebaran Islam.” Bayyin: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 3(1), 85–95. https://doi.org/10.71029/bayyin.v3i1.93

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free