Abstract
Indonesia merupakan negara dengan keragaman suku, budaya, etnis, bahasa, dan agama yang hampir tidak ada tandingannya di dunia. Keragaman ini adalah takdir yang diberikan oleh Tuhan untuk diterima sebagai anugrah. Dalam konteks ini, moderasi beragama muncul sebagai pendekatan yang dianggap penting untuk merawat anugrah yang telah Tuhan berikan, sekaligus memfasilitasi dialog dan kerjasama antar umat beragama. Hal tersebut yang melatar belakangi kegiatan seminar moderasi beragama di Desa Batur Utara Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. Peserta kegiatan ini sebanyak 60 orang yang terdiri dari mahasiswa, Pemuda Lintas Agama, dan Masyarakat Umum. Harapannya adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya moderasi beragama dan membangun kerjasama serta menciptakan ruang dialog yang terbuka dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa 25 Juli 2023 di Balai Serbaguna Desa Batur Utara dengan narasumber I Wayan Sudarma, M. Si dan Hadi Purwanto, S. Ag. Kegiatan dilaksanakan secara klasik dengan menghadirkan peserta dan narasumber berada pada lokasi yang sama, dimana narasumber menyampaikan materi kemudian dilakukan sesi diskusi dan tanya jawab. Secara keseluruhan kegiatan ini memberikan pandangan yang baru dan komprehensif kepada seluruh peserta yang hadir di Balai Serbaguna Desa Batur Utara mengenai moderasi beragama.
Cite
CITATION STYLE
Faisal Huda, A., Mawardi, I., & Zulkarnen, I. (2024). Peningkatan Kesadaran Toleransi Melalui Seminar Moderasi Beragama di Desa Batur Utara. Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 32–40. https://doi.org/10.25078/sevanam.v3i1.3073
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.