Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Mahasiswa PGSD

  • Latri
N/ACitations
Citations of this article
125Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Kampus V Parepare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain nonequivalent control group design. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Oktober 2025. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model PBL dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematika berbentuk uraian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa pada kelas eksperimen sebesar 82,50, sedangkan kelas kontrol sebesar 72,30. Hasil uji hipotesis menggunakan uji independent sample t-test diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa PGSD di Kampus V Parepare.

Cite

CITATION STYLE

APA

Latri. (2026). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Mahasiswa PGSD. Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS), 4(1), 33–39. https://doi.org/10.59435/jipnas.v4i1.656

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free