Revitalisasi Kompetensi Dosen Pendidikan Tinggi Teologi di Era Internet of Things

  • Kristiana P
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Era internet of thing telah membawa perubahan yang signifikan di dunia Pendidikan Tinggi Teologi. Terlebih lagi dengan adanya pandemi covid-19. Proses pembelajaran diharuskan dalam jaringan. Dosen Teologi dipaksa untuk mengakomodir model pembelajaran daring dan menggunakan teknologi. Namun pada kenyataannya, dosen Teologi belum memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan model belajar. Hal yang dilakukan memindahkan model Pendidikan lama ke dalam jaringan. Alhasil, proses pembelajaran bukan semakin baik, tetapi semakin mengalami kemunduran. Keadaan ini, memaksa para pemangku Pendidikan Teologi melakukan revitalisasi kompetensi dosennya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dan metode content analysis, yakni suatu teknik penelitian untuk memberikan inferensi yang dapat direplikasi (ditiru) dan sahih datanya dengan memerhatikan konteksnya. Revitalisasi ini dilakukan dengan mengembangkan dua hal pokok yaitu revitalisasi kompetensi diri dan kompetensi ketrampilan. Kompetensi diri dengan mengembangkan empat kompetensi diri yaitu literasi digital, literasi teknologi, literasi manusia dan kemampuan konseling. Sedangkan kompetensi ketrampilan dengan mengembangkan kemampuan menciptakan model pembelajaran yang menggabungkan model tatap muka dan daring.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kristiana, P. H. (2023). Revitalisasi Kompetensi Dosen Pendidikan Tinggi Teologi di Era Internet of Things. KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta, 5(2), 168–184. https://doi.org/10.47167/kharis.v5i2.205

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free