Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan Melalui Pelatihan Webinar dan Screening Echocardiography di Kediri

  • Rahman M
  • Utamayasa I
  • Hidayat T
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penyakit jantung bawaan (PJB) merupakan penyakit bawaan lahir yang paling banyak menimbulkan kematian. Kurangnya pengetahuan pada tenaga kesehatan menjadi hambatan dalam pencegahan dan deteksi dini PJB. Kegiatan edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan dalam melakukan deteksi dini dan penanganan PJB di Kediri perlu dilakukan. Kegiatan ini meliputi pelatihan webinar dan screening echocardiography dengan peserta tenaga kesehatan di Kediri. Tingkat pengetahuan peserta dinilai dengan pre-test dan post-test. Selanjutnya dilakukan screening echocardiography oleh Dokter Spesialis Anak Konsultan Jantung. Webinar diikuti oleh 451 peserta. Skor rata-rata pre-test adalah 5,80/15 dan skor rata-rata post-test adalah 12,84/15. Sebanyak 29 anak dilakukan pemeriksaan echocardiography. Terdapat 19 (65,52%) anak yang didiagnosis dengan PJB asianotik, 4 (13,79%) anak dengan PJB sianotik, dan 6 (20,68%) anak normal. Pelatihan webinar dapat meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan tentang deteksi dini PJB dan 79,31% anak yang telah dilakukan screening echocardiography didiagnosis dengan PJB di Kediri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahman, M. A., Utamayasa, I. K. A., Hidayat, T., & Ontoseno, T. (2023). Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan Melalui Pelatihan Webinar dan Screening Echocardiography di Kediri. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(4), 485–490. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.1244

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free