Analisis Nilai Hambur Balik Sedimen Permukaan Dasar Perairan Menggunakan Data Multibeam Echosounder EM302

  • Akbar K
  • Pratomo D
  • Khomsin K
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak—Multibeam echosounder merupakan instrumen akustik untuk pemetaan dasar perairan yang menghasilkan data kedalaman dan data nilai hambur balik (backscatter). Analisis terhadap nilai hambur balik memungkinkan dalam menentukan jenis, struktur dan sebaran sedimen dasar perairan. Intensitas hambur balik yang kuat menunjukkan jenis sedimen yang keras (gravel, boulder) dan intensitas hambur balik yang lemah menunjukkan permukaan yang halus (mud, silt). Metode yang digunakan dalam analisis nilai hambur balik yaitu metode Angular Response Curve, dimana hubungan antara nilai intensitas hambur balik dan respon sudut pancaran menghasilkan mosaik backscatter yang berbanding terbalik dengan resolusi spasial yang diberikan. Penelitian ini menggunakan data hasil survei Indonesia Exploration 2010, dengan instrumen MBES Kongsberg EM302 di perairan Sangihe Talaud, Sulawesi Utara. Pemrosesan raw data dilakukan dengan perangkat lunak SwathEd yang menghasilkan peta batimetri dan mosaik hambur balik. Dari mosaik hambur balik, didapatkan rentang nilai hambur balik -9 dB sampai dengan -67 dB. Dilakukan reklasifikasi, didapat 5 kelas jenis sedimen, yaitu tanah liat (clay), lumpur (mud), pasir (silt), kerikil (gravel), dan batu besar (boulder).

Cite

CITATION STYLE

APA

Akbar, K., Pratomo, D. G., & Khomsin, K. (2017). Analisis Nilai Hambur Balik Sedimen Permukaan Dasar Perairan Menggunakan Data Multibeam Echosounder EM302. Jurnal Teknik ITS, 6(2). https://doi.org/10.12962/j23373539.v6i2.24415

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free