Mikroenkapsulasi atenolol dengan penyalut hidroksipropil metilselulosa (HPMC) menggunakan metode emulsifikasi penguapan pelarut

  • Neswita E
  • Lubis R
  • Tanjung F
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah memformulasi mikroenkapsulasi atenolol dengan penyalut HPMC menggunakan metode emulsifikasi penguapan pelarut. Dalan metode ini, HPMC dilarutkan dalam pelarut campuran methanol-diklorometana. Sedangkan atenolol dilarutkan ke dalam larutan HPMC. Dalam gelas lain dimasukkan paraffin cair. Hasil penelitian menunjukkan rasio atenolol dan HPMC adalah 1:0,5; 1:1; dan 1:1,5 berturut-turut untuk masing-masing Formula (Formula I, II, III dan IV). Mikroenkapsulasi yang dihasilkan dievaluasi berdasarkan distribusi ukuran partikel dan senyawa aktif yang dilepaskan. Mikrokapsul memiliki distribusi ukuran partikel antara 212-2000 µm. Spektrofotmeter UV dalam metanol yang digunakan untuk mengukur konsentrasi senyawa aktif diperoleh 56,963 ± 17,589; 60,41 ± 1,0045; 60 dan 173 ± 1,0160 % untuk masing-masing Formula (Formula I, II, dan III). Dapat disimpulkan bahwa mikrokapsul dengan perbandingan atenolol dan HPMC 1:1,5 memiliki pelepasan zat aktif yang lebih baik. Kinetika atenolol yang dilepaskan dari mikrokapsul mengikuti persamaan Higuchi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Neswita, E., Lubis, R., Tanjung, F. A., Novita, C. E., Sinaga, A. P. F., & Samin, B. (2022). Mikroenkapsulasi atenolol dengan penyalut hidroksipropil metilselulosa (HPMC) menggunakan metode emulsifikasi penguapan pelarut. Jurnal Prima Medika Sains, 4(1), 21–26. https://doi.org/10.34012/jpms.v4i1.2261

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free