TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN SAPI MENJADI PUPUK ORGANIK DI NAGARI LINGKUANG AUA KABUPATEN PASAMAN BARAT

  • Syaiful F
  • Rifaldy F
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

The people in Lingkuang Aua village make their living in agriculture, plantation, and animal husbandry. However, the people in this Nagari have not optimized the village's potential, especially in the field of animal husbandry, including livestock manure waste. Animal manure has the potential to be processed as organic fertilizer. Fertilizer is a commodity that is needed in the agricultural and plantation sectors. In Lingkuang Aur village, the use of chemical fertilizers is still high in the West Pasaman area. However, the price of chemical fertilizers is costly, and even excessive use can damage soil fertility. Organic fertilizers are fertilizers derived from crop residues and livestock manure that have undergone a decomposition/weathering process. The advantages of this fertilizer are environmentally friendly, increase soil fertility, and increase farmers' income. This activity aims to provide knowledge and understanding for farmers in processing livestock manure into organic fertilizer. The methods used are socialization, demonstration/training, and evaluation. The targets of the activity are breeders and the community in Nagari Lingkuang Aur. This activity provides a technology package for making organic fertilizers based on cow dung and EM4, as well as the addition of organic matter found in this village. The result of this activity is that breeders and the community have increased their knowledge and understanding of processing livestock manure into organic fertilizer. The use of organic fertilizers can increase soil fertility, and the price is low, which provides benefits for farmers/breeders. It is hoped that farmers and breeders can apply organic fertilizers to agricultural land to reduce the high price of fertilizers.Masyarakat di Nagari Lingkuang Aua bermata pencaharian di bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan. Namun masyarakat di Nagari ini belum adanya optimalisasi potensi yang dimiliki oleh nagari tersebut khususnya di bidang peternakan diantaranya yaitu limbah kotoran ternak. Kotoran ternak sangat berpotensi diolah sebagai pupuk organik. Pupuk merupakan suatu komoditas yang sangat dibutuhkan dalam sektor pertanian maupun perkebunan. Di Nagari Lingkuang Aur penggunaan pupuk kimia masih tergolong tinggi di antara daerah- daerah yang ada di Pasaman Barat. Namun harga pupuk kimia sangatlah mahal bahkan penggunaan yang berlebihan dapat merusak kesuburan tanah. Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari sisa tanaman dan kotoran ternak yang telah mengalami proses dekomposisi/pelapukan. Keunggulan pupuk ini yaitu ramah lingkungan, meningkatkan kesuburan tanah dan meningkatkan pendapatan peternak. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi peternak dalam pengolahan limbah kotoran ternak menjadi pupuk organik. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi, demonstrasi/pelatihan dan evaluasi. Sasaran dari kegiatan adalah peternak dan masyarakat di Nagari Lingkuang Aur. Kegiatan ini memberikan paket teknologi pembuatan pupuk organik dengan bahan dasar kotoran sapi dan EM4 serta penambahan bahan organik yang terdapat di nagari ini. Hasil dari kegiatan ini dimana peternak dan masyarakat telah meningkatkan pengetahuan dan pemahamannya dapat mengolah kotoran ternak menjadi pupuk organik. Penggunaan pupuk organik dapat meningkatkan kesuburan tanah dan harganya murah, hal ini tentunya memberikan keuntungan bagi petani/peternak. Diharapkan petani dan peternak dapat mengaplikasikan hasil pupuk organik pada lahan pertanian dalam menekan tingginya harga pupuk.

Cite

CITATION STYLE

APA

Syaiful, F. L., & Rifaldy, F. (2020). TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN SAPI MENJADI PUPUK ORGANIK DI NAGARI LINGKUANG AUA KABUPATEN PASAMAN BARAT. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 3(3), 269–276. https://doi.org/10.25077/jhi.v3i3.437

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free