Pelecehan Seksual, Seksisme dan Bystander

  • Jannah P
N/ACitations
Citations of this article
674Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pelecehan seksual kini menjadi perhatian publik dalam beberapa dekade terakhir dan menjadi salah satu bentuk kekerasan seksual yang angka kejadiannya terus meningkat. Pelecehan seksual dapat memberikan dampak psikologis yang buruk khususnya pada perempuan. Sebab, pelaku pelecehan seksual diketahui banyak didominasi oleh laki-laki. Meskipun banyak terjadi, kasus-kasus pelecehan seksual masih belum ditanggapi serius oleh masyarakat ataupun pihak yang berwenang. Sebab pelecehan seksual biasanya tidak meninggalkan bekas fisik pada korban. Untuk itu, perlu mengetahui akar masalahnya. Secara singkat, uraian ini bertujuan untuk menunjukkan upaya dalam memahami dan memperkuat bahwa seksisme merupakan satu akar masalah dari kekerasan/pelecehan seksual yang terjadi terhadap perempuan oleh laki-laki, serta melihat potensi peran bystander sebagai salah satu jalan untuk mencegah angka pelecehan seksual meningkat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Jannah, P. M. (2021). Pelecehan Seksual, Seksisme dan Bystander. Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi, 2(1), 61. https://doi.org/10.24014/pib.v2i1.12023

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free