Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Kompos Organik dengan Metode Keranjang Takakura di Desa Biring Ere

  • Basir B
  • Heriani H
  • Rosadi A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
45Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Peningkatan produksi sampah di Indonesia cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Peningkatan sampah meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk yang dapat menyebabkan permasalahan penumpukan sampah bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Salah satu jenis sampah yang sering dijumpai, yaitu sampah organik. Upaya yang dapat dilakukan mengurangi produksi sampah organik adalah dengan mengolahnya menjadi kompos dengan menggunakan metode keranjang Takakura. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman warga Desa Biring Ere terkait pembuatan kompos organik dengan metode keranjang Takakura dan sebab akibat sampah di lingkungan. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Participatory Action Research (PAR). Subjek penelitian adalah warga Desa Biring Ere yang berjumlah 27 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu angket. Hasil penelitian yaitu terdapat peningkatan pengetahuan warga sebelum dan sesudah kegiatan. Adanya peningkatan pengetahuan terkait metode pengomposan ini diharapkan dapat menjadi solusi yang didukung oleh kerja sama semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun lembaga pendidikan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Basir, B., Heriani, H., Rosadi, A. R. K., Khaerat, R. F., Lazarus, J., Darwis, N., … Mar’a, N. (2023). Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Kompos Organik dengan Metode Keranjang Takakura di Desa Biring Ere. Jurnal Inovasi Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 3(1), 32–43. https://doi.org/10.53621/jippmas.v3i1.230

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free