Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pembuktian matematis siswa yang didukung dari hasil studi pendahuluan di salah satu SMP Negeri di Bandung. Penerapan blended learning melalui media Edmodo diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pembuktian matematis siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pencapaian kemampuan pembuktian matematis siswa antara yang menggunakan model blended learning melalui media Edmodo berdasarkan tingkat PAM (tinggi, sedang, rendah) siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen.Data yang diperoleh menggunakan instrumen tes dan nontes. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh: (a) Gambaran aktivitas guru dan siswa menggunakan model blended learning melalui media Edmodo mengalami peningkatan disetiap pertemuannya. (b) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pembuktian matematis siswa antara yang menggunakan model blended learning melalui media Edmodo dengan model konvensional. (c) Terdapat perbedaan pencapaian kemampuan pembuktian matematis siswa antara yang menggunakan model blended learning melalui media Edmodo dengan model konvensinal berdasarkan tingkat PAM (tinggi, sedang dan rendah). (d) Siswa memberikan sikap positif terhadap pembelajaran matematika menggunakan model blended learning melalui media Edmodo. Blended learning melalui media Edmodo berimplikasi pada keaktifan guru dengan menggunakan teknologi untuk pendidikan dan kemandirian siswa dalam proses pembelajaran.
Cite
CITATION STYLE
Pertiwi, A., . J., & Kariadinata, R. (2019). Blended Learning Berbasis Edmodo Pada Kemampuan Pembuktian Matematis Siswa. SANTIKA Is a Scientific Journal of Science and Technology, 7(1), 579–584. https://doi.org/10.37150/jsa.v7i1.233
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.