Tatalaksana Oral Non-Antimikroba Pada Pasien Akne Vulgaris

  • Wulandari A
  • Anggraini D
N/ACitations
Citations of this article
53Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Introduction: Acne vulgaris (acne) is a non-infectious skin condition that is very common and often comes in dermatological practice. Because acne often appears chronic and can last for years, safe and effective long-term therapy is needed. Given the increasingly frequent antibiotic-resistant bacteria and the severity of the consequences if there is resistance, dermatologists are needed to maximize the use of non-antimicrobial therapy when treating patients with acne. Objective: To find out which oral non-antibiotic drugs can be used for acne vulgaris therapy Method: The article was prepared using the literature review method, involving 32 literature sourced from books and journals. Results: The emergence and potential transfer of antibiotic resistance in skin microorganisms is of current concern in treatment especially in the context of dermatology where long-term treatment with antibiotics. Remarkably, non-antibiotic therapy in the form of isotretinoin - non-antimicrobial retinoids is effective in reducing or eradicating anaerobic Propionibacterium acnes that is causally involved in the pathogenesis of the Acne vulgaris complex. Discussion: In this review of the literature we present data on the effects of the proper use of non-antimicrobial therapy for acne. There are various topical and oral treatment options that can be used gradually according to the severity and therapeutic response of the patient. Non-antimicrobial treatments can be very good at controlling acne, especially when used as maintenance therapy. While antibiotics have a role in the treatment of acne, they should not be used as monotherapy, and the use of old antibiotics is not recommended. Conclusion: Some drugs whose hormonal mechanism can be oral non-antimicrobial drugs in the treatment of acne vulgaris   Keywords: Acne, Antibiotics, Isotretinoin, Spironolactone, SubantimicrobialPendahulan: Akne vulgaris (jerawat) merupakan kondisi kulit non-infeksi yang sangat umum terjadi dan sering datang dalam praktik dermatologis. Karena akne seringkali munculnya kronis dan dapat bertahan selama bertahun-tahun, terapi jangka panjang yang aman dan efektif sangat diperlukan. Mengingat semakin seringnya bakteri resisten antibiotik dan beratnya konsekuensi jika terjadi resisten, maka diperlukan dermatologis untuk memaksimalkan penggunaan terapi non-antimikroba ketika merawat pasien dengan jerawat. Tujuan: Untuk mengetahui obat oral non-antibiotik apa saja yang dapat untuk menjadi terapi akne vulgaris Metode: Artikel disusun menggunakan metode literature review, melibatkan 32 literatur bersumber dari buku dan jurnal. Hasil: Munculnya dan potensi transfer resistensi antibiotik dalam mikroorganisme kulit menjadi perhatian saat ini dalam pengobatan terutama dalam konteks dermatologi di mana pengobatan jangka panjang dengan antibiotik. Hebatnya, terapi non-antibiotik dalam bentuk isotretinoin - retinoid non-antimikroba efektif dalam mengurangi atau memberantas anaerob Propionibacterium acnes yang secara kausal terlibat dalam patogenesis kompleks Akne vulgaris. Pembahasan: Dalam ulasan literatur ini kami menyajikan data mengenai efek dari penggunaan yang tepat terapi non-antimikroba untuk jerawat. Ada berbagai pilihan pengobatan topikal dan oral yang dapat digunakan secara bertahap sesuai dengan tingkat keparahan dan respons terapeutik pasien. Perawatan non-antimikroba bisa sangat baik dalam mengendalikan jerawat, terutama ketika digunakan sebagai terapi pemeliharaan. Sementara antibiotik memiliki peran dalam pengobatan jerawat, mereka tidak boleh digunakan sebagai monoterapi, dan penggunaan antibiotik yang lama tidak dianjurkan. Simpulan: Beberapa obat yang mekanismenya hormonal dapat menjadi obat oral non-antimikroba pada tatalaksana akne vulgaris.   Kata kunci: Akne, Antibiotik, Isotretinoin, Spironolakton, Subantimikrobial

Cite

CITATION STYLE

APA

Wulandari, A., & Anggraini, D. I. (2020). Tatalaksana Oral Non-Antimikroba Pada Pasien Akne Vulgaris. JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia, 8(2), 95–102. https://doi.org/10.53366/jimki.v8i2.117

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free