Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan perusahaan penyelenggara pameran (Professional Exhibition Organizer / PEO) dalam memilih venue pameran di Jakarta. Sebagai pusat ekonomi nasional, Jakarta memiliki berbagai fasilitas pameran berskala besar seperti Jakarta Convention Center (JCC), Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, dan Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Persaingan antarvenue serta pergeseran karakter pasar MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) menuntut pemahaman komprehensif terhadap preferensi dan karakteristik pemilihan lokasi oleh para penyelenggara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif melalui survei terhadap PEO di Jakarta dan wawancara mendalam dengan pengelola venue utama. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan Exploratory Factor Analysis (EFA). Hasil penelitian menunjukkan lima faktor utama yang memengaruhi keputusan pemilihan venue, yaitu: (1) aksesibilitas dan transportasi, (2) fasilitas dan fleksibilitas ruang, (3) layanan pendukung dan profesionalisme SDM, (4) citra dan reputasi venue, serta (5) kebijakan harga dan kemudahan administrasi. ICE BSD dan JCC menjadi venue paling disukai dengan skor tertinggi pada aspek keandalan dan reputasi. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan PEO lebih banyak dipengaruhi oleh nilai pengalaman (experiential value) dan efisiensi operasional dibandingkan dengan harga sewa. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan platform digital “Jakarta MICE Venue Hub” sebagai basis data dan sistem koordinatif antar pemangku kepentingan untuk memperkuat daya saing industri MICE Jakarta.This study aims to identify the factors influencing Professional Exhibition Organizers (PEOs) in selecting exhibition venues in Jakarta. As Indonesia’s economic hub, Jakarta provides several large-scale facilities such as the Jakarta Convention Center (JCC), Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, and Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. The study employs a quantitative-descriptive approach through a survey of 120 active PEOs and in-depth interviews with key venue managers. Data were analyzed using descriptive statistics, Pearson correlation, and Exploratory Factor Analysis (EFA). The results show five main factors affecting venue selection: (1) accessibility and transport, (2) facilities and flexibility, (3) service and professionalism, (4) image and reputation, and (5) pricing and administrative convenience. ICE BSD and JCC are the most preferred venues for their reliability and reputation. The findings conclude that venue selection decisions are driven more by experiential value and operational efficiency rather than rental cost. The study recommends the development of a digital platform, “Jakarta MICE Venue Hub”, to enhance collaboration and competitiveness of Jakarta’s MICE industry.
Cite
CITATION STYLE
Mubarak, F., Judisseno, R. K., & Setyawan, H. (2026). Karakteristik Pemilihan Venue Pameran oleh Perusahaan Penyelenggara Pameran di Jakarta. Bisnis Event, 7(25), 30–33. https://doi.org/10.32722/bev.v7i25.8067
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.