EFEKTIVITAS PEMBERIAN ANTIOKSIDAN SINTETIK TERHADAP KADAR SUPEROXIDE DISMUTASE (SOD) PADA AKTIVITAS FISIK ANAEROBIK

  • Apriani
  • Hardi Darmawan
  • Theodorus
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Aktivitas fisik anaerobik dapat mengakibatkan terbentuknya radikal bebas sehingga dapat menyebabkan terjadinya stres oksidatif. Untuk mencegah terjadinya stres oksidatif diperlukan antioksidan sintetik. Salah satu contohnya adalah glisodin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian antioksidan sintetik dan plasebo terhadap kadar SOD pada aktivitas fisik anaerobik.Metode: Penelitian Randomised Controlled Trials, double blind dilaksanakan di Lapangan Olahraga Universitas Sriwijaya Bukit Palembang, sedangkan untuk pemeriksaan kadar SOD di Laboratorium Biologi Molekuler Universitas Sriwijaya Palembang. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 sampel yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan dengan pemberian antioksidan sintetik (glisodin) sebanyak 2 kapsul (500 IU) dan kelompok plasebo dengan pemberian 2 kapsul kosong dengan warna, bentuk dan ukuran yang sama dengan glisodin.Hasil: Hasil penelitian melalui paired t-test menunjukkan bahwa rerata kadar SOD (dalam satuan Dalton) sebelum perlakuan pada kelompok glisodin 0,066 ± 0,059 dan sesudah perlakuan 1,135 ± 0,959, denganp value = 0,000, sedangkan pada kelompok plasebo sebelum perlakuan 0,059 ± 0,064 dan sesudah perlakuan 0,343 ± 0,224, dengan p value = 0,000. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kadar SOD yang signifikan pada kelompok perlakuan setelah diberikan antioksidan sintetik (glisodin).Kesimpulan: Ada perbedaan efektivitas pemberian antioksidan sintetik dan plasebo terhadap kadar SOD pada aktivitas fisik anaerobik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Apriani, Hardi Darmawan, & Theodorus. (2017). EFEKTIVITAS PEMBERIAN ANTIOKSIDAN SINTETIK TERHADAP KADAR SUPEROXIDE DISMUTASE (SOD) PADA AKTIVITAS FISIK ANAEROBIK. Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 7(12), 55–65. https://doi.org/10.52395/jkjims.v7i12.141

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free