Efek Ekstrak Kulit Manggis terhadap Ekspresi Protein Bcl-2 dan Jumlah Sel Mati Tubulus Ginjal Tikus yang Diinduksi Formalin

  • Marfuati N
  • Sarjadi S
  • Winarto W
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kulit manggis mengandung antioksidan yang melindungi terhadap kerusakan sel. Formalin masih disalahgunakan sebagai pengawet makanan yang merupakan sumber oksidan. Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan pengaruh ekstrak kulit manggis (EKM) terhadap ekspresi protein Bcl-2 dan jumlah kematian sel tubulus ginjal tikus akibat formalin. Sebanyak 18 tikus Wistar jantan diberi formalin 200mg/kgBB/hari melalui sonde 2 minggu; dibagi 3 kelompok; K tanpa EKM; P1 dan P2 diberi EKM 200 dan 400mg/kgBB/hari seminggu. Dilakukan penilaian ekspresi protein Bcl-2 dan jumlah kematian sel tubulus ginjal tikus. Data dianalisis dengan One Way ANOVA. Analisis ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan ekspresi protein Bcl-2 (p=0,006) dan kematian sel tubulus ginjal (p=0,005) antara ketiga kelompok. Ekspresi protein Bcl-2 dan kematian sel tubulus ginjal P2 secara signifikan lebih rendah dibanding K. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan EKM 400mg/kgBB/hari selama 1 minggu menurunkan ekspresi protein Bcl-2 dan memperbaiki kerusakan sel tubulus ginjal yang diinduksi formalin.Kata Kunci: Bcl-2, formalin, manggis, kematian sel tubulus ginjalÂ

Cite

CITATION STYLE

APA

Marfuati, N., Sarjadi, S., Winarto, W., & Djamitun, K. (2014). Efek Ekstrak Kulit Manggis terhadap Ekspresi Protein Bcl-2 dan Jumlah Sel Mati Tubulus Ginjal Tikus yang Diinduksi Formalin. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 28(2), 79–84. https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2014.028.02.4

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free