ECOSOPHY ISLAM: STUDI TEMATIS-KONTEKSTUAL NILAI-NILAI ETIKA LINGKUNGAN DALAM ISLAM

  • Rusmadi R
N/ACitations
Citations of this article
54Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK Agama monoteis (termasuk Islam) sering dituduh sebagai pendukung utama nalar antroposentrisme yang tidak ramah terhadap lingkungan. Hal ini dikarenakan agama monoteis memberikan keistimewaan kepada manusia sebagai khalifah yang memiliki kedudukan lebih tinggi daripada makhluk lain di alam ini. Agama monoteis bahkan menyatakan bahwa alam diciptakan sebagai daya dukung kehidupan manusia sehingga menginspirasi manusia untuk mengeksploitasi alam. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan konsep kepedulian lingkungan dari sumber ajaran agama Islam. Dengan menggunakan metode analisis tematik-kontekstual, ini menganalisis ayat-ayat al-Quran dengan cara mengumpulkan ayat-ayat al-Qur’an secara tematis terkait relasi kosmis antara manusia dengan alam lingkungannya, dan kemudian dirumuskan pandangan- pandangan etis Islam tentang lingkungan hidup (ecosophy Islam) sebagai basis etika lingkungan. Hasil kajian ini membantah tuduhan dan stigmatisasi agama sebagai pendukung etika antroposentrisme, dan sekaligus melengkapi pendekatan pengelolaan lingkungan yang telah dikenal dalam studi ilmu lingkungan, yakni pendekatan atur dan awasi, pendekatan ekonomi lingkungan, dan terutama pendekatan atur diri sendiri (voluntary). Kata kunci: Antroposentrisme; Kerusakan Lingkungan; Ecosophy Islam. 237

Cite

CITATION STYLE

APA

Rusmadi, R. (2016). ECOSOPHY ISLAM: STUDI TEMATIS-KONTEKSTUAL NILAI-NILAI ETIKA LINGKUNGAN DALAM ISLAM. SMART, 2(2), 237. https://doi.org/10.18784/smart.v2i2.391

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free