FITOKIMIA DAN POTENSI ANTIOKSIDAN DAUN JEMBELU (Embelia sp.) TANAMAN OBAT DARI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

  • Purwati P
  • Marsella Y
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Daun jembelu telah dimanfaatkan oleh masyarakat Kalimantan Timur sebagai penambah citarasa pada masakan dan bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol pada olahan daging. Pemanfaatan daun jembelu sebagai tanaman obat perlu didukung melalui penelitian sehingga khasiatnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Penggunaan tanaman obat memiliki kelebihan diantaranya harga lebih murah, aman dan lebih sedikit efek samping. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kandungan fitokimia dan potensi antioksidan daun jembelu dari Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai tanaman obat. Penelitian ini menggunakan metode  analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dalam bentuk tabulasi dan gambar. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH dan gambaran aktivitas antioksidan yaitu dinyatakan dengan IC50. Hasil yang didapat lalu dihitung dengan menggunakan analisis data regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa aktif yang terdapat dalam daun jembelu meliputi alkaloid, fenolik dan steroid. Ekstrak metanol daun jembelu memiliki aktivitas antioksidan yang rendah dengan nilai IC50, sebesar 85.206 ppm.

Cite

CITATION STYLE

APA

Purwati, P., & Marsella, Y. (2020). FITOKIMIA DAN POTENSI ANTIOKSIDAN DAUN JEMBELU (Embelia sp.) TANAMAN OBAT DARI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA. AGRIFOR, 19(1), 71. https://doi.org/10.31293/af.v19i1.4575

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free