Abstract
Kegawatdaruratan merupakan suatu kejadian yang terjadi secara tiba-tiba yang dapat disebabkan oleh kejadian alam, bencana teknologi, perselisihan atau kejadian yang disebabkan oleh manusia, dan menuntut suatu penanganan segera. Salah satu kejadian gawat darurat saat bencana yaitu kejadian henti jantung. Henti jantung (cardiac arrest) adalah penghentian tiba-tiba aktivitas pompa jantung efektif, mengakibatkan penghentian sirkulasi. Relawan bencana yang terlibat dalam penanganan atau pertolongan pertama pada korban harus memiliki kemampuan dan pengetahuan yang baik . Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan relawan dalam memberikan tindakan kegawatdaruratan henti jantung pada korban bencana. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan simulasi menggunakan phantom RJP. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan kepada relawan meliputi pre tes, penyampaian materi, simulasi dan post tes. Hasil pengetahuan dan keterampilan meningkat setelah mengikuti pengabdian masyarakat.
Cite
CITATION STYLE
Yuda, H. T., Agina Widyaswara Suwaryo, P., Agus Afif, M., Alfiano Wibowo, K., Gunawan, S., Anwar Rosyidi, A., & Ihsan, K. (2023). Peningkatan Kapasitas Relawan MDMC Kebumen dalam Memberikan Tindakan Kegawatan Henti Jantung pada Korban Bencana. Jurnal Pengabdian Perawat, 2(1), 111–116. https://doi.org/10.32584/jpp.v2i1.2139
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.