Abstract
Penelitian ini fokus pada kajian respons mahasiswa terhadap eksistensi sastra lisan Langgam Sukoharjo Makmur, yaitu terdiri dari: (a) kebermaknaan Langgam Sukoharjo Makmur, (b) relevansi Langgam Sukoharjo Makmur dengan perkembangan zaman, (c) manfaat Langgam Sukoharjo Makmur untuk pendengar, serta (d) pelestarian Langgam Sukoharjo Makmur. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori resensi eksperimental oleh Rien T. Segers. Data diperoleh berdasarkan angket berisi pertanyaan-pertanyaan yang disebarkan kepada para responden melalui laman pada google formulir. Adapun responden dalam penelitian ini merupakan para mahasiswa yang berdomisili di Kabupaten Sukoharjo. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif disajikan dengan menggunakan rumus, sedangkan data kualitatif disajikan dengan cara mendeskripsikan angket yang telah diisi oleh para responden. Dari hal tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa langgam Sukoharjo Makmur sudah jarang ditemukan dalam acara-acara kemasyarakatan. Namun, walaupun sudah jarang ditampilkan dalam acara-acara kemasyarakatan, mahasiswa yang merupakan generasi muda masih menanggapi secara positif adanya langgam Sukoharjo Makmur karena mereka masih menganggap langgam Sukoharjo Makmur bermakna, relevan dengan keadaan sekarang dan perkembangan zaman, mempunyai manfaat untuk para pendengarnya, dan masih memiliki kesempatan untuk melestarikannya.
Cite
CITATION STYLE
Ni’mah, N. K. (2021). EKSISTENSI SASTRA LISAN LANGGAM SUKOHARJO MAKMUR DALAM PERPEKTIF MAHASISWA: TEORI RESEPSI RIEN T. SEGERS. Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 5(2), 185. https://doi.org/10.30651/lf.v5i2.6876
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.