Abstract
Perubahan kebijakan dalam penggunaan jenis pupuk di suatu perkebunan adalah hal yang biasa. Suatu kajian mengenai hara daun tanaman karet TBM yang dipupuk dengan slow release (SRF) dan fast release (FRF) telah dilakukan di Balai Penelitian Sungei Putih. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analisis yaitu dengan membandingkan hara (N, P, K dan Mg) daun TBM karet yang dipupuk dengan SRF dan FRF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan hara N daun karet yang dipupuk dengan SRF signifikan lebih tinggi (P<0.01) dibandingkan yang dipupuk dengan FRF masing-masing sebesar 3,15% dan 2,93%. Hara P daun juga menunjukkan hal yang sama dengan kadar hara berturut-turut sebesar 0,25% dan 0,19%. Kandungan hara K dan Mg daun karet menunjukkan kondisi yang sebaliknya dan signifikan (P<0.01). Kandungan hara K daun karet dengan pemupukan SRF adalah 0,94% sedangkan dengan pemupukan FRF sebesar 1,20%. Kandungan hara Mg daun dengan pemupukan SRF dan FRF masing-masing sebesar 0,27% dan 0,33%. Status hara N dan P dengan pemupukan SRF lebih baik dibandingkan dengan FRF. Kondisi yang sama tidak terlihat pada status hara K dan Mg dimana status hara K yang dipupuk dengan SRF tidak lebih baik daripada dengan pemupukan FRF. Sementara itu tidak terdapat perbedaan status hara Mg yang dipupuk dengan SRF maupun FRF
Cite
CITATION STYLE
Priyo Adi Nugroho. (2020). KAJIAN HARA DAUN TANAMAN KARET: PERUBAHAN KEBIJAKAN PEMUPUKAN SLOW RELEASE KE FAST RELEASE. Jurnal Agro Estate, 4(1), 11–20. https://doi.org/10.47199/jae.v4i1.143
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.