Seroprevalensi kejadian toksoplamosis pada kambing di UD Gading Mas Kabupaten Kediri

  • Dameanti F
  • Fatmawati M
  • Setianingrum A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Toksoplasmosis merupakan penyakit zoonosis prioritas berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 4026/Kpts/OT.140/4/2013. Salah satu penularan toksoplasmosis adalah melalui konsumsi daging kambing yang mengandung kista. Inang definitif toksoplasmosis adalah kucing, sedangkan kambing, domba dan manusia merupakan inang perantara. Rata-rata prevalensi toksoplasmosis di Jawa adalah 42,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi toksoplasmosis sebagai data dasar dalam menentukan jumlah sampel penelitian lanjutan mengenai pemetaan kasus toksoplasmosis. Sampel darah diambil pada seluruh populasi kambing yang ada di UD Gading Mas Kabupaten Kediri. Pengujian IgG dan IgM pada serum kambing menggunakan Toxoplasma Modified Agglutination Test (ToMAT) di Balai Veteriner Lampung. Hasil pengujian menunjukkan bahwa prevalensi toksoplasmosis di UD Gading Mas Kabupaten Kediri adalah IgG positif 100% dan IgM positif  38,5%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dameanti, F. N., Fatmawati, M., Setianingrum, A., & Erika, A. (2019). Seroprevalensi kejadian toksoplamosis pada kambing di UD Gading Mas Kabupaten Kediri. ARSHI Veterinary Letters, 3(2), 35–36. https://doi.org/10.29244/avl.3.2.35-36

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free