STRES KERJA PADA PEGAWAI SEKRETARIAT BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN KEMENTERIAN KEUANGAN DI MASA PANDEMI COVID-19

  • S G
  • Mustakim M
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Menurut studi Occupational Health and Safety Authority (HSE), terdapat 595.000 kasus stres dan depresi terkait pekerjaan pada tahun 2017/2018 dengan prevalensi 1.800 kasus per 100.000 karyawan. Menurut survei, 64% pekerja Indonesia mengatakan tingkat stres mereka meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional yang bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stres terkait pekerjaan pada pegawai Sekretariat BPPK Kementerian Keuangan selama pandemi COVID-19. Dalam penelitian ini jumlah sampel adalah 117 responden. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa 59% karyawan mengalami stres kerja berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara beban kerja karyawan dengan stres kerja (p=0,000) dan ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan stres kerja (p=0,034). Karyawan didorong untuk bersikap positif secara emosional terhadap beban kerja yang diberikan dan pimpinan diharapkan dapat memantau karyawan dengan melakukan evaluasi atau survei atau menyelenggarakan kegiatan penggalangan dana secara online untuk meningkatkan kerjasama.

Cite

CITATION STYLE

APA

S, G. A. A., & Mustakim, M. (2022). STRES KERJA PADA PEGAWAI SEKRETARIAT BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN KEMENTERIAN KEUANGAN DI MASA PANDEMI COVID-19. IKESMA, 18(4), 244. https://doi.org/10.19184/ikesma.v18i4.27204

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free