Abstract
Kekerasan terhadap anak merupakan masalah forensik dan medikolegal yang memerlukan identifikasi dan dokumentasi yang akurat. Laporan ini membahas kasus seorang anak perempuan berusia 10 tahun yang mengalami penganiayaan berat oleh ibu tirinya, termasuk penyekapan dan penyiksaan dengan air panas. Korban datang ke IGD dengan keluhan nyeri pada perut bawah, area genital, dan paha. Pemeriksaan fisik menunjukkan berbagai luka dengan karakteristik trauma termal dan mekanik. Dokumentasi medis yang tepat berperan penting dalam mengungkap pola kekerasan dan sebagai bukti hukum. Kasus ini menegaskan peran dokter dalam mendeteksi, mendokumentasikan, dan melaporkan kekerasan terhadap anak sesuai aspek forensik dan medikolegal.
Cite
CITATION STYLE
Abdillah, A. R., Nabil, M. N., Marwah, S., Lidiana, L., Cahyana, V., Mathius, D., … Dirgahayu, A. M. H. (2025). PERAN VISUM ET REPERTUM DALAM KASUS KEKERASAN TERHADAP ANAK : LAPORAN KASUS. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(1), 1671–1678. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i1.43719
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.