Abstract
Perkembangan kota yang tidak terkendali dan acak dapat menimbulkan inefisiensi dalam penyediaanfasilitas umum dan infrastruktur kota termasuk untuk transportasi, yang kemudian berkontribusi dalamkegagalan penyediaan angkutan umum bagi masyarakat. Masyarakat kemudian dituntut untukmenyediakan sendiri moda pergerakan dengan kendaraan pribadi. Masyarakat yang tidak bisamenggunakan kendaraan pribadi, baik akibat faktor ekonomi atau sosial, hanya bisa menyerahmenggunakan transportasi umum yang inefisien dalam segi biaya, waktu dan kriteria pelayanan lainnya.Hasilnya, keberlanjutan transportasi sulit dicapai, baik secara ekonomi (investasi yang berkembang danbiaya transportasi masayarakat yang murah), sosial (menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat)maupun ekologi (rendahnya polusi dari pembakaran BBM). Terdapat kebutuhan yang mendesak akansuatu sistem angkutan umum yang menjangkau semua masyarakat salah satunya dalam hal rutepelayanannya.Kata kunci: rute layanan, transportasi berkelanjutan
Cite
CITATION STYLE
Rithoma, R., & Rahmatullah, A. R. (2013). Kajian Rute Angkutan Umum di Banyumanik Semarang Terkait Transportasi yang Berkelanjutan. JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA, 9(1), 65. https://doi.org/10.14710/pwk.v9i1.6527
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.