Hubungan Nilai Cycle Threshold dengan Derajat dan Outcome Pasien COVID-19 Komorbid Hipertensi

  • Wahyuni I
  • Indra B
  • Masnadi N
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan komorbid utama pada pasien COVID-19. Pasien dengan komorbid hipertensi memiliki faktor risiko kematian lebih tinggi dibandingkan dengan pasien tanpa hipertensi. Pasien COVID-19 dengan hipertensi cenderung memiliki viral load yang lebih tinggi, dengan demikian akan didapatkan hasil nilai CT yang rendah dari pemeriksaan RT-PCR. Objektif: Mengetahui hubungan nilai CT dengan derajat penyakit COVID-19 dan luaran klinis pada pasien dewasa dengan komorbid hipertensi yang terkonfirmasi positif COVID-19 di RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2021. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik cross-sectional study dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medik pada bulan Mei 2022-Juni 2022. Sampel mencakup semua pasien dewasa dengan komorbid hipertensi yang terkonfirmasi positif COVID-19 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Terdapat 153 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dalam penelitian ini. Sebagian besar pasien berusia ≥60 tahun (60,8%), berjenis kelamin laki-laki (58,8%), menderita hipertensi derajat 2 (52,9%), memiliki riwayat hipertensi >5 tahun (62,7%), terkonfirmasi COVID-19 derajat berat-kritis (54,2%), dengan luaran klinis pasien meninggal (54,2%). Hasil analisis didapatkan masing-masing p=0,001 untuk hubungan nilai CT dengan derajat penyakit COVID-19 dan luaran klinis. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara nilai CT dengan derajat penyakit COVID-19 dan luaran klinis pada pasien dewasa dengan komorbid hipertensi yang terkonfirmasi positif COVID-19. Kata kunci:  COVID-19, hipertensi, cycle threshold (CT).

Cite

CITATION STYLE

APA

Wahyuni, I. S., Indra, B., & Masnadi, N. R. (2023). Hubungan Nilai Cycle Threshold dengan Derajat dan Outcome Pasien COVID-19 Komorbid Hipertensi. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 4(4), 256–263. https://doi.org/10.25077/jikesi.v4i4.908

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free