Youtube Sebagai Strategi Dakwah Milenial

  • Fitriyani H
  • Sholekhati N
  • Nafisah N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
178Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang semakin pesat berdampak pada munculnya beragam inovasi media teknologi komunikasi dan informasi yang mempermudah kehidupan manusia dalam berbagai aspek kehidupan tak terkecuali bidang dakwah. Saat ini dakwah dengan media digital sedang menjadi tren di kalangan pendakwah yang banyak disukai oleh kaum milenial. Media digital yang digunakan diantaranya adalah media sosial seperti Youtube. Salah satu pendakwah yang giat berdakwah dengan media youtube adalah Habib Husein Jafar Al-Hadar melalui channel Youtube Jeda Nulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dakwah melalui Youtube bagi kaum milenial pada channel Youtube Jeda Nulis milik Habib Husein Jafar. Tulisan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis data yang diperoleh melalui observasi channel Youtube Jeda Nulis. Hasil penelitian menyimpulkan: Youtube merupakan hasil dari perkembangan teknologi dan komunikasi yang semakin pesat serta banyak diminati kaum milenial. Habib Jafar juga salah satu pendakwah yang memanfaatkan Youtube sebagai media dakwahnya. Strategi yang dilakukan Habib Jafar dalam berdakwah menggunakan Youtube diantaranya dengan membuat konten yang sesuai dengan generasi milenial, menggunakan slang bahasa gaul, kualitas video yang menarik dan berpenampilan layaknya anak muda. Selain itu Habib Jafar juga mengoptimalkan algoritma Youtube agar konten yang dibuat dapat direkomendasikan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fitriyani, H., Sholekhati, N., Nafisah, N., Hanifah, N., & Mazaya, V. (2023). Youtube Sebagai Strategi Dakwah Milenial. J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam, 4(1), 71–86. https://doi.org/10.53429/j-kis.v4i1.651

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free