Abstract
Salah satu penyebab meningkatnya gas rumah kaca dan gas karbon dioksida adalah akibat kegiatan perdagangan antar negara. Perdagangan antar negara terjadi melalui transaksi pembayaran alat tukar yang disepakati oleh negara-negara terikat berupa mata uang. Secara tidak langsung, nilai tukar berperan dalam pergerakan ekonomi, begitu pula terhadap lingkungan. Penelitian ini membahas pengaruh tidak langsung dari kestabilan perubahan nilai tukar yang dilihat dari nilai volatilitasnya terhadap emisi CO2 di 8 negara ASEAN selama periode tahun 1990-2016 dengan menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil yang didapat pada penelitian ini adalah volatilitas nilai tukar dapat menurunkan nilai impor maupun ekspor, namun hanya penurunan impor yang berdampak signifikan pada peningkatan emisi, sementara perubahan pada ekspor tidak berpengaruh signifikan pada emisi.
Cite
CITATION STYLE
Wefielananda, R. A., & Soetjipto, W. (2023). Analisis Pengaruh Hubungan Tidak Langsung Volatilitas Nilai Tukar Terhadap EmisI CO2 Di Asean. Cakrawala Repositori IMWI, 6(4), 669–682. https://doi.org/10.52851/cakrawala.v6i4.406
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.