Fenomena Upwelling di Perairan Spermonde Sulawesi Selatan

  • Dyan Viegas Wibisono
  • Supriyatno Widagdo
  • Viv Djanat Prasita
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perairan Spermonde merupakan perairan yang mengelilingi pulau-pulau Spermonde dengan dangkalan yang berada di sebelah barat daya Sulawesi Selatan yang berada di wilayah tropis dan dilintasi garis khatulistiwa yang menyebabkan perairan tersebut mengalami dua musim berbeda yaitu musim barat dan musim timur. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis fenomena  upwelling di perairan spermonde. Perairan spermonde pada musim timur (juni-agustus) berpotensi terjadi upwelling karena memiliki angin dan arus yang cukup kuat sehingga terjadi transpor ekman yang meyebabkan pembelokkan arus bergerak dari tenggara kearah barat. Indikasi upwelling dapat dilihat dari kenaikan massa air temperatur dan salinitas dari dalam yang terjadi di semua stasiun sehingga kuat untuk terjadi upwelling. Pola konsentrasi klorofil-a di laut tengah dan laut lepas upwelling yang terjadi lemah karena klorofil tertinggi berada di dekat pantai karena pengaruh air sungai dan beberapa kegiatan industri lainnya sehingga daerah lepas pantai memiliki klorofil yang tidak terlalu tinggi yang dihubungkan dengan menurunnya suhu permukaan laut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dyan Viegas Wibisono, Supriyatno Widagdo, & Viv Djanat Prasita. (2023). Fenomena Upwelling di Perairan Spermonde Sulawesi Selatan. Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research) (J-Tropimar), 4(2), 124–136. https://doi.org/10.30649/jrkt.v4i2.54

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free