Abstract
Masyarakat miskin dan kelompok usiaemerging adulthood rentan mengalami distres psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara optimisme dan distres psikologis emerging adults miskindi DKI Jakarta. Optimisme diukur dengan Life Orientation Test-Revised (LOT-R) dan distres psikologis diukur dengan Hopkins Symptoms Checklist-25 (HSCL-25). Partisipan penelitian ini berjumlah 261 orang dengan rentang usia 18-29 tahun, terdiri dari 92 (35,2%) laki-laki dan 169 (64,8%) perempuan. Dengan analisis Pearson Correlation, ditemukan hasil bahwa optimisme memiliki hubungan yang signifikan dengan distres psikologis (r= -0,161, p = 0,009, two-tailed) dan r2 = 0,026.
Cite
CITATION STYLE
Hutapea, C. D. A., & Mashoedi, S. F. M. (2020). Hubungan antara Optimisme dan Distres Psikologis pada Emerging Adults Miskin di DKI Jakarta. Jurnal Ilmiah Psikologi MIND SET, 10(02), 87–103. https://doi.org/10.35814/mindset.v10i02.1129
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.