PERBANDINGAN ASAM ASETAT DENGAN ASAM FORMIAT SEBAGAI BAHAN PENGGUMPAL LATEKS

  • Siregar R
  • Widodo P
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Indonesia merupakan salah satu penghasil karet terbesar. Hampir seluruh lateks kebun untuk produksi karet harus digumpalkan sebelum proses lanjut. Telah dilakukan penelitian tentang perbandingan  asam asetat dengan asam formiat sebagai bahan penggumpal lateks. Pada penelitian ini bertujuan untuk membandingkan asam asetat dengan asam formiat sebagai bahan penggumpal lateks . Kedalam lateks ditambahkan arang tempurung kelapa (ukuran partikel 80 mesh) dengan berat 42 gram kemudian lateks digumpalkan dengan asam asetat dan asam formiat dengan pH 4,7. Sebagai penelitian mutu karet dilakukan dengan mengukur plastisitas awal, plastisitas  retensi indeks dan viskositas mooney karet. Kesimpulannya, lateks yang digumpalkan dengan asam asetat menghasilkan karet yang lebih baik dibandingkan dengan lateks yang digumpalkan dengan asam formiat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Siregar, R. M., & Widodo, P. A. (2021). PERBANDINGAN ASAM ASETAT DENGAN ASAM FORMIAT SEBAGAI BAHAN PENGGUMPAL LATEKS. JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN SAINS, 2(3), 67–70. https://doi.org/10.51673/jips.v2i3.774

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free