Abstract
The high divorce rate in Indonesia is often attributed to individuals’ lack of readiness to build a marital life. This study aimed to adapt the Marriage Readiness Questionnaire (MRQ) into Indonesian and assess its validity and reliability using the Rasch Model approach. The participants consisted of 192 unmarried men and women aged 18–40, selected through purposive sampling. The adaptation process followed the International Test Commission guidelines, including translation, back translation, expert review, and readability testing. The results indicate that the marriage readiness scale has excellent psychometric properties, with a Cronbach’s Alpha of 0.86, item reliability of 0.98, and person reliability of 0.81. Unidimensionality analysis confirmed that the scale measures a single psychological caonstruct. Of the 38 items tested, 35 were considered valid, while 3 require revision. Additionally, two items showed gender bias and should be refined in future research. These findings suggest that the adapted scale is a reliable and valid tool for assessing marriage readiness among IndonesiansTingginya angka perceraian di Indonesia seringkali disebabkan oleh kurangnya kesiapan individu dalam membentuk kehidupan pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi alat ukur Marriage Readiness Questionnaire (MRQ) ke dalam bahasa Indonesia dan mengevaluasi validitas serta reliabilitasnya menggunakan pendekatan Rasch Model. Partisipan berjumlah 192 pria dan wanita berusia 18–40 tahun yang belum menikah, diperoleh melalui teknik purposive sampling. Proses adaptasi mengikuti panduan dari International Test Commission, mencakup penerjemahan, back translation, uji ahli, dan uji keterbacaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa skala kesiapan menikah memiliki validitas dan reliabilitas yang sangat baik, dengan nilai Alpha Cronbach sebesar 0,86, reliabilitas item sebesar 0,98, dan reliabilitas responden sebesar 0,81. Uji unidimensionalitas mengonfirmasi bahwa skala mengukur satu konstruk psikologis. Dari 38 item yang diujikan, 35 dinyatakan layak, sementara 3 item perlu revisi. Terdapat dua item yang menunjukkan bias gender dan perlu ditinjau kembali pada penelitian selanjutnya. Temuan ini menunjukkan bahwa skala adaptasi ini memiliki kualitas psikometrik yang baik dan dapat digunakan untuk asesmen kesiapan menikah di Indonesia.
Cite
CITATION STYLE
Anindita, S. M., Chintia Viranda, & Anisa Oktavia. (2025). Adaptasi Kesiapan Menikah. Muqoddima: Jurnal Pemikiran Dan Riset Sosiologi, 5(1), 32–42. https://doi.org/10.47776/mjprs.005.01.05
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.