Peningkatan Self Efficacy konselor HIV AIDS dengan tehnik komunikasi persuasive

  • Rokhmah N
  • Anggorowati A
  • Sulisno M
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Self efficacy merupakan keyakinan yang timbul dari dalam diri seseorang terhadap kemampuan dirinya untuk mengelola tindakannya agar memperoleh hasil yang diharapkannya. Komunikasi persuasif merupakan salah satu upaya konselor  untuk mencegah penularan HIV/AIDS dengan cara berkomunikasi secara langsung dan mengajak klien mengenali perasaannya dan mengungkapkannya secara terbuka, membantu klien membangun rencana tindak lanjut yang berkaitan dengan masalah yang dihadapi. Tanpa adanya komunikasi persuasif dari para konselor, dapat dipastikan tidak bisa melakukan pendekatan kepada klien. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik komunikasi persuasif terhadap self efficacy konselor HIV/AIDS. Desain penelitian ini adalah pre-experiment dengan one group pretest-posttest. Subyek dalam penelitian ini 15 responden  perawat yang pernah menjadi konselor. Analisis data yang digunakan adalah analisis bivariat dan uji beda dengan paired t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik komunikasi persuasif mempengaruhi self efficacy konselor HIV/AIDS (p <0,01).Â

Cite

CITATION STYLE

APA

Rokhmah, N. A., Anggorowati, A., & Sulisno, M. (2021). Peningkatan Self Efficacy konselor HIV AIDS dengan tehnik komunikasi persuasive. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 17(2), 314–323. https://doi.org/10.31101/jkk.2316

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free