Abstract
Era digital membawa perubahan besar dalam cara manusia berinteraksi, terutama dalam media sosial. Tekhnologi digital menawarkan manfaat yang luas, tetapi juga menimbulkan tantangan etis, seperti penyalahgunaan informasi, perundungan siber, dan hilangnya privasi. Artikel ini mengeksplorasi pemikiran Al-Farabi terkait etika digital, dengan focus pada konsep kebajikan, keadilan, dan kebijaksanaan. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis bagaimana prinsip-prinsip etika Al-Farabi dapat diterapkan dalam perilaku pengguna media sosial. Hasilnya menunjukan bahwa penerapan etika Al-Farabi dalam dunia digital dapat membantu menerapkan suasana daring yang lebih adil, bertanggung jawab, dan harmonis. Dengan demikian, pemikiran Al-Farabi memberikan kontribusi penting dalam membangun kesadaran etis di era digital.
Cite
CITATION STYLE
Auliya, F., Masykur, & Gufron, I. A. (2025). Kontribusi Pemikiran Al-Farabi dalam Membentuk Karakter Netizen di Media Sosial. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(1), 577–582. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i1.1074
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.