Abstract
PT. Furukawa Optical Solutions Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dengan hasil produksinya yaitu kabel fiber optic, ada 4 jenis kabel fiber optic yang di produksi yaitu : kabel duct, kabel burried, kabel aerial, kabel ADSS (AII Dielectris Self Supporting). Seiring permintaan pasar yang bervariasi dan spesifik, pergantian part atau setup mesin menjadi lebih sering dilakukan. Dalam produksinya, kabel fiber optic ini melalui 4 tahapan proses : coloring, buffering, stranding, dan jacketing. Proses stranding memiliki waktu setup paling tinggi diantara proses lainya yaitu sebesar 6256.6 detik. Tingginya waktu setup ini disebabkan masih terjadinya pemborosan seperti: lamanya operator mengambil material, lamanya melakukan pergantian part, lamanya pergantian drum tube, dan aktivitas yang tidak memberika nilai tambah. Dalam mengeliminasi pemborosan, penelitian ini menggunakan pendekatan lean manufacturing. Metode yang digunakan adalah value stream mapping untuk menganalisa waste pada aktivitas setup, lalu dilakukan perbaikan dengan metode 5S dan SMED. Perbaikan ini dapat menurunkan waktu sebesar 1622.7 detik, dari yang sebelumnya 6256.6 detik menjadi 4633.9 detik atau 25.94%.
Cite
CITATION STYLE
Ponda, H., Fatma, N. F., & Prayogi, R. (2023). PERBAIKAN WAKTU SETUP PADA PROSES STRANDING MENGGUNAKAN VALUE STREAM MAPPING, 5S, DAN SMED DI PT. FURUKAWA OPTICAL SOLUTIONS INDONESIA. Heuristic, 71–90. https://doi.org/10.30996/heuristic.v20i1.8918
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.