Kerentanan Wilayah Konflik dan Upaya Negara dalam Mengatasi Covid di Wilayah Konflik Asia

  • Karisma G
  • Simbolon K
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penyebaran Covid-19 yang cepat menjangkau hingga ke wilayah konflik. Penanggulan masalah covid di wilayah konflik, menjadi cukup mengkhawatirkan saat negara yang mestinya mampu untuk mengatasi secara serius masalah pandemi ini, justru terlibat dalam konflik dan berselisih dengan kelompok etnis atau kelompok separatis tertentu. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melihat bagaimana sikap negara dalam menangani masalah covid di wilayah konflik internal. Netralitas dan totalitas negara diuji dalam memberikan hak dan upaya yang adil dalam mengatasi masalah penyebaran wabah ini. Ada kecendrungan sikap diskrimintif dan kelambanan pemerintah dalam mengatasi masalah covid di wilayah konflik internal. Penanggulangan menjadi makin sulit disebabkan kerentanan wilayah konflik, yang sejak lama memiliki masalah kekurangan infrastruktur, buruknya layanan kesehatan, kemiskinan, dan adanya sentimen dan ketidakpercayaan antara kedua belah pihak. Kata Kunci: Covid-19, Kebijakan, Kerentanan, Konflik, Negara

Cite

CITATION STYLE

APA

Karisma, G., & Simbolon, K. (2023). Kerentanan Wilayah Konflik dan Upaya Negara dalam Mengatasi Covid di Wilayah Konflik Asia. Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional, 19(1), 60–78. https://doi.org/10.26593/jihi.v19i1.6409.60-78

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free