Pengaruh Ekstrak Daun Nanas Terhadap Pertumbuhann Candida albicans Dan Malassezia furfur Dalam Bentuk Sediaan Shampo Herbal

  • Abadi H
  • Khairani T
  • Fitri K
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
2Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Ketombe merupakan masalah umum pada kulit kepala yang sering disebabkan oleh pertumbuhan berlebih jamur seperti Candida albicans dan Malassezia furfur. Daun nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) diketahui mengandung senyawa aktif antijamur, seperti alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif sediaan antiketombe. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan shampo herbal antiketombe menggunakan ekstrak etanol daun nanas serta mengevaluasi efektivitasnya dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans dan Malassezia furfur. Metode: Penelitian eksperimental ini menggunakan metode difusi cakram dengan media PDA dan SDA untuk menguji daya hambat antijamur. Sediaan shampo diformulasikan dengan variasi konsentrasi ekstrak (10%, 20%, 30%). Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, tinggi busa, viskositas, stabilitas (cycling test), iritasi kulit, dan uji hedonik. Hasil: Sediaan shampo yang dihasilkan memiliki warna cokelat kehitaman, berbentuk cair, dan berbau menthol. Hasil evaluasi menunjukkan sediaan homogen, dengan nilai pH (5,0-5,8), tinggi busa, dan viskositas yang memenuhi syarat. Sediaan juga stabil selama cycling test dan tidak menimbulkan iritasi. Uji aktivitas antijamur menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak meningkatkan daya hambat. Formula dengan konsentrasi 30% (F3) memberikan daya hambat terbesar terhadap Candida albicans (rata-rata 15,76 mm) dan Malassezia furfur (rata-rata 15,9 mm), yang dikategorikan kuat. Kesimpulan: Ekstrak etanol daun nanas berhasil diformulasikan menjadi sediaan shampo herbal antiketombe yang efektif, dengan konsentrasi 30% sebagai konsentrasi paling optimal. Disarankan untuk penelitian lebih lanjut mengkaji aktivitas antijamur ekstrak ini terhadap jenis jamur lain dan dalam bentuk sediaan yang berbeda.

Cite

CITATION STYLE

APA

Abadi, H., Khairani, T. N., Fitri, K., Diana, V. E., Leny, L., & Hasibuan, A. J. (2025). Pengaruh Ekstrak Daun Nanas Terhadap Pertumbuhann Candida albicans Dan Malassezia furfur Dalam Bentuk Sediaan Shampo Herbal. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 2674–2688. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v8i4.1181

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free