Perbandingan Konsep Pendidikan Akhlak Ibnu Miskawaih dan Ibnu Sahnun

  • Mulia H
  • Nasution M
  • Dewi E
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mendiskripsikan konsep pendidikan akhlak menurut Ibnu Miskawaih dan Ibnu Sahnun sekaligus menjabarkan upaya pendidik untuk meningkatkan mutu pendidikan yang berakhlak, dengan melihat perbandingan konsep pendidikan akhlak yang ditawarkan oleh Ibnu Miskawaih dan Ibnu Sahnun.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan konsep pendidikan akhlak Ibnu Miskawaih dan Ibnu Sahnun.Metode yang digunakan dalam kajian ini melalui kajian pustaka, yaitu dengan mengumpulkan sumber-sumber kajian dari jurnal kemudian menggabungkannya menjadi suatu kajian yang baru. Hasil kajian menunjukkan bahwa: Akhlak menurut Ibnu Miskawaih adalah akhlak sebagai bentuk jama’ dari khuluq, yaitu keadaan jiwa yang mendorong untuk melakukan perbuatan-perbuatan tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan. Sedangkan Ibnu Sahnun mengatakan bahwa ketika berbicara soal akhlak, tentu tidak akan terlepas dari etika, di mana Ibnu Sahnun mengatakan bahwa Etik biasanya dipakai untuk mengkaji sistem nilai-nilai yang disebut “kode etik”. Atau secara harfiah “kode etik” berarti sumber etik. Etika artinya tata susila (etika) atau hal-hal yang berhubungan dengan kesusilaan dalam mengerjakan suatu pekerjaan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mulia, H., Nasution, M. P., & Dewi, E. (2024). Perbandingan Konsep Pendidikan Akhlak Ibnu Miskawaih dan Ibnu Sahnun. Ainara Journal (Jurnal Penelitian Dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 5(4), 553–562. https://doi.org/10.54371/ainj.v5i4.666

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free