PEMANFAATAN POTENSI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (Elais guineensis) SEBAGAI ADSORBEN KADMIUM TERLARUT

  • Sopiah N
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan biomaterial yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai bahan dasar karbon aktif. Adanya lignoselulosa sebesar 54-60 % memungkinkan untuk dikarbonisasi dan diaktivasi menjadi adsorben logam berat. Pada penelitian ini C-aktif dari tandan kosong kelapa sawit dikarbonisasi pada suhu 300 0 C, 350 0 C dan 400 0 C selama 60 menit, dilanjutkan dengan aktivasi kimia C-aktif menggunakan natrium asetat 1N, amonium klorida 1N dan amonium sulfat 1N selama 60 menit. Masing-masing dengan dua perlakun, yaitu aktivasi dengan pemanasan pada suhu 120 o C selama 60 menit dan aktivasi tanpa pemanasan (suhu ambient). Uji adsorpsi carbon aktif dilakukan terhadap larutan kadmium dengan rasio sebesar 1:15 (b:v). Hasil penelitian menunjukkan bahwa C-aktif yang diaktivasi menggunakan natrium asetat 1 N memberikan kemampuan adsorbsi yang paling baik dibandingkan ammonium klorida dan ammonium sulfat. Aktivasi kimia C-aktif yang dikarbonisasi pada suhu 350 0 C dan diaktivasi menggunakan natrium asetat pada suhu ambient mampu mengadsorpsi kadmium terlarut sebesar 99,3% (b/v), dan 96,51% (b/v) pada suhu karbonisasi 300 0 C. Sedangkan aktivasi C-aktif yang dikarbonisasi pada suhu 350 0 C dengan pemanasan 120 0 C selama 60 menit mampu mengadsorpsi kadmium terlarut sebesar 100% (0,375 mg/g).

Cite

CITATION STYLE

APA

Sopiah, N.-. (2017). PEMANFAATAN POTENSI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (Elais guineensis) SEBAGAI ADSORBEN KADMIUM TERLARUT. Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri, 8(2), 55–66. https://doi.org/10.21771/jrtppi.2017.v8.no2.p55-66

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free