Peran Fintech Sebagai Literasi Keuangan Dalam Pemberdayaan Umkm (Studi Fenomenologi pada UMKM Pengguna Dompet Digital Shopeepay di Kabupaten Karawang)

  • Aulia A
  • Arimurti T
N/ACitations
Citations of this article
78Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fenomena cashless society yang semakin meningkat semenjak pembatasan social distancing diberlakukan membuat para UMKM mulai beradaptasi dengan adanya sistem pembayaran online, yang menggunakan e-wallet atau dompet digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana literasi keuangan yang diterapkan UMKM sebagai pelaku usaha yang sudah go-digital dengan menggunakan e-wallet sebagai alat transaksi. Sebanyak 5 informan diperoleh dari hasil wawancara dan observasi partisipan secara langsung. Informan dari penelitian ini adalah UMKM yang bergerak dibidang kuliner dan menggunakan e-wallet Shopeepay sebagai alat transaksi dalam usahanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitiatif. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa literasi keuangan pada UMKM Karawang masih ditingkat less literate yang dimana pengetahuan mereka terhadap keuangan masih sangat kecil. Less literate adalah literasi keuangan yang setiap individunya hanya memiliki pengetahun mengenai produk, jasa, dan lembaganya saja tanpa tahu bagaimana cara mengelola dan menggunakan produk serta jasa keuangan dengan baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aulia, A. N. E., & Arimurti, T. (2023). Peran Fintech Sebagai Literasi Keuangan Dalam Pemberdayaan Umkm (Studi Fenomenologi pada UMKM Pengguna Dompet Digital Shopeepay di Kabupaten Karawang). JURNAL MUTIARA AKUNTANSI, 8(2), 45–54. https://doi.org/10.51544/jma.v8i2.3873

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free