Abstract
Perusahaan diwajibkan untuk memberikan kualitas terbaik dengan zero defect pada produk yang dihasilkan. Namun, zero defect belum dapat terwujud. Oleh karena itu, dilakukan penyusunan strategi peningkatan kualitas produk dengan menggunakan metode six sigma (DMAIC) dan house of quality. Objek penelitian pada penelitian ini adalah pakan broiler berbentuk crumble karena pakan broiler berbentuk crumble memiliki jumlah defect terbesar dengan jumlah produksi terbanyak kedua. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan, dapat diketahui bahwa nilai DPMO dan tingkat sigma perusahaan adalah 2.358,248 kg dan 4,326. Hal ini menunjukkan bahwa zero defect belum terwujud. Berdasarkan house of quality yang telah disusun, dapat diketahui bahwa tiga technical response (strategi peningkatan kualitas) dengan peringkat tertinggi yang dapat diprioritaskan perusahaan adalah penyuluhan mengenai penerapan work instruction dan SOP kepada seluruh pegawai, pemeriksaan terhadap mesin atau peralatan produksi sebelum proses produksi dilaksanakan, dan penerapan safety stock dan reorder point pada fast-moving spare part. Dengan asumsi bahwa strategi peningkatan kualitas diimplementasikan, dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan nilai Cp menjadi 1,297, peningkatan nilai Cpk menjadi 0,7733, penurunan nilai DPMO menjadi 1.257,65, dan peningkatan tingkat sigma menjadi 4,521. Hal ini menunjukkan bahwa strategi peningkatan kualitas yang diberikan berhasil meningkatkan kualitas proses produksi perusahaan dalam menghasilkan produk pakan ayam pedaging berbentuk crumble.
Cite
CITATION STYLE
Sylvia, Helena Juliana Kristina, & Salomon, L. L. (2023). STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PAKAN AYAM PEDAGING BERBENTUK CRUMBLE DENGAN METODE SIX SIGMA DAN HOUSE OF QUALITY. Jurnal Mitra Teknik Industri, 2(1), 102–115. https://doi.org/10.24912/jmti.v2i1.25534
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.