Audit Energi Listrik Pada Bangunan Gedung 2 PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili

  • Awal M
  • Raihan M
  • Jaya A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penggunaan energi pada gedung atau bangunan sangatlah penting, terutama pada penggunaan energi listrik, pemakaian serta alokasi dana untuk penyediaannya adalah yang terbesar. Melihat kondisi tersebut, salah satu usaha yang bisa ditempuh untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik adalah dengan melakukan audit energi. Audit energi bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan energi suatu bangunan gedung dan mencari upaya peningkatan efisiensi penggunaan energi, melalui audit energi dapat diketahui pola distribusi energi, sehingga bagian yang mengkonsumsi energi terbesar dapat diketahui dan bisa memberikan peluang penghematan agar bisa lebih efisien. Pelaksanaan audit energi listrik dilakukan pada Gedung 2 PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili yang berfokus pada sistem penerangan dan sistem pendingin. Metode yang digunakan dalam melaksanakan ini adalah metode kuantitatif. Gedung 2 PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili adalah industri DOC yang menggunakan golongan tarif listrik I3P (1,110,000 VA). Hasil audit energi PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili adalah komsumsi energi dalam setahun 647.720,40 kWh maka intensitas komsumsi energi 125,42 kWh/m2/tahun atau 10,45 kWh/m2/bulan. Dan berdasarkan Tabel 2.2 untuk Kriteria Intensitas Konsumsi Energi kategori gedung ber AC nilai ini termasuk dalam kategori efisien. Namun masih bisa melakukan penghematan dimana nilai Intensitas Konsumsi Energi akhir yang didapatkan yaitu 8,71 kWh/m2/bulan. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan energi listrik di gedung tersebut tergolong efisien jika berdasarkan pada standar Intensitas Konsumsi Energi kategori gedung ber-AC.Konsumsi energi bangunan, khususnya energi listrik, memegang peranan penting karena membutuhkan anggaran operasional terbesar, melihat kondisi tersebut salah satu usaha yang lakukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik adalah melaksanakan audit energi. Audit energi bertujuan untuk mengetahui pemakaian energi pada bangunan gedung dan mencari peluang efisiensi penggunaan energi, dengan audit energi dapat di identifikasi pola penggunaan energi,  sehingga bagian penggunaan energi yang besar dapat diketahui dan bisa merekomendasikan peluang penghematan agar lebih efisien. Evaluasi audit energi dilaksanakan di Gedung 2 Fasilitas Hatchery Tanralili PT. Japfa Comfeed Indonesia, dengan titik berat pada analisis sistem penerangan dan pendingin ruangan. Metodologi berbasis kuantitatif diaplikasikan dalam studi ini. Gedung 2 PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili adalah industri DOC  yang menggunakan golongan tarif listrik I3P (1,110,000 VA). Hasil audit energi PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili adalah komsumsi energi dalam setahun 647.720,40 kWh maka intensitas komsumsi energi 125,42 kWh/m2/tahun atau 10,45 kWh/m2/bulan. Dan berdasarkan Tabel 2.2 untuk Kriteria Intensitas Konsumsi Energi kategori gedung ber AC nilai ini termasuk dalam kategori efisien. Namun masih bisa melakukan penghematan dimana nilai Intensitas Konsumsi Energi akhir yang didapatkan yaitu 8,71 kWh/m2/bulan. Dari hasil evaluasi, Gedung 2 diklasifikasikan memiliki efisiensi energi yang baik bila diukur dengan standar IKE (Intensitas Konsumsi Energi) untuk bangunan ber-AC

Cite

CITATION STYLE

APA

Awal, M. A. R., Raihan, M., Jaya, A., Naim, Y., & Syarifuddin, A. (2025). Audit Energi Listrik Pada Bangunan Gedung 2 PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili. Jurnal LOGITECH Logika Technology, 8(2). https://doi.org/10.64109/qmstz246

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free