Abstract
Indonesia menjadi salah satu negara yang mengalami krisis pangan. Salah satu aspek yang menjadikan Indonesia mengalami krisis pangan ialah karena terjadinya penurunan produksi bahan pangan akibat keterbatasan lahan pertanian. Peneliti mengembangkan media Biometaversia bertujuan sebagai inovasi dalam pertanian berkelanjutan untuk mengedukasi siswa SMA sebagai salah satu bagian dari masyarakat dalam bercocok tanam hidroponik yang dapat dilakukan di lahan terbatas. Selain itu, tujuan lainnya ialah untuk memperkaya pengetahuan siswa mengenai materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang tahan pangan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 14 September 2023 di SMA Negeri 1 Ciruas dengan populasi penelitian siswa kelas XI sejumlah 21 siswa dengan metode random sampling. Penelitian ini dilakukan kuantitatif dengan metode penelitian quasi experimental. Berdasarkan hasil yang didapat, pada penilaian aspek hasil belajar berdasarkan nilai rata-rata post-test didapatkan nilai yang meningkat yaitu 66,79 dari nilai pre-test 55,24 pada Uji T yang menunjukkan nilai signifikasi 0,000 < 0,05, bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa setelah diberikan treatment. Lalu pada penilaian aspek psikomotor (keterampilan) pada saat pelaksanaan bercocok tanam hidroponik, didapatkan persentase nilai rata-rata dengan kategori baik sekali. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa memiliki keterampilan dalam bercocok tanam hidroponik karena sudah mampu mengaplikasikan pengetahuan hidroponiknya dengan baik.Indonesia is one of the countries experiencing a food crisis. One of the aspects that makes Indonesia experience a food crisis is due to a decrease in food production due to limited agricultural land. The researcher developed Biometaversia media as an innovation in sustainable agriculture to educate high school students as one part of the community in hydroponic farming that can be done on limited land. In addition, another goal is to enrich students' knowledge about plant growth and development materials. This is done as an effort to create a food-secure society. This study was conducted on September 14, 2023 at SMA Negeri 1 Ciruas with a research population of 21 students in grade XI using the random sampling method. This research was conducted quantitatively with a quasi-experimental research method. Based on the results obtained, in the assessment of learning outcomes based on the average post-test score, an increased score of 66.79 from the pre-test score of 55.24 on the T Test which showed a significance value of 0.000 < 0.05, that there was a difference in student learning outcomes after being given treatment. Then in the assessment of psychomotor aspects (skills) at the time of hydroponic farming, the percentage of average scores with the very good category was obtained. This shows that students have skills in hydroponic farming because they are able to apply their hydroponic knowledge well.
Cite
CITATION STYLE
Izanah, N., Pratama, V. R. A., Dini, I. A., Mujamil, M., Kinasih, S., Nisa, R. N. R., … Fitri, A. D. (2025). Biometaversia: Teknologi Pembelajaran Masa Depan dalam Memperkaya Pengetahuan Ketahanan Pangan dan Psikomotorik Siswa. Spizaetus: Jurnal Biologi Dan Pendidikan Biologi, 6(1), 134–145. https://doi.org/10.55241/spibio.v6i1.538
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.