ANALISA PERKERASAN JALAN FLEXIBEL PAVEMENT DENGAN METODE CEMENT TREATED BASE (CTB) MIX INSITU (STUDI KASUS: JALAN SUMMARECON BOGOR

  • Hartopo I
  • Manurung E
  • Prajoko A
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Berdasarkan Bina Marga 2013, dengan penajaman desain terhadap umur rencana dan faktor kerusakan, maka perkerasan harus didesain dengan menggunakan desain 3 yaitu menggunakan struktur perkerasan AC-WC dan Cement Treated Base (CTB). Sedangkan penajaman untuk tanah lunak (CBR ≤ 6%), penanganan berupa penggunaan lapis penopang (capping layer) setebal 300 mm. Setelah dilakukan koreksi terhadap temperatur maka total tebal lapis beraspal dikali dengan faktor sebesar 0,91. Penajaman desain memperlihatkan bahwa desain tebal perkerasan berubah dari 655 mm menjadi 1110 mm, suatu indikasi tebal perkerasan semakin kuat. pengujian nilai kuat tekan CTB (Cement Treated Base) dari sampel masing – masing 2 dengan rata – rata kuat tekan 2% yaitu 36,53 kg/cm, 4% yaitu 60,89 kg/cm, 5% yaitu 80,03 kg/cm, 6% yaitu 92,20 kg/cm dan 8% yaitu 109,6 kg/cm dapat disimpulkan bahwa nilai kuat tekan CTB (Cement Treated Base) yang paling besar di kadar air 8% yaitu 109,6. kadar air optimum dengan rata – rata water content 2% yaitu 5,26, 4% yaitu 5,358, 5% yaitu 5,714, 6% yaitu 5,58 dan 8% yaitu 6,168 maka nilai kadar air optimum tertinggi di kadar air 8% yaitu 6,168

Cite

CITATION STYLE

APA

Hartopo, I. S., Manurung, E. H., & Prajoko, A. (2023). ANALISA PERKERASAN JALAN FLEXIBEL PAVEMENT DENGAN METODE CEMENT TREATED BASE (CTB) MIX INSITU (STUDI KASUS: JALAN SUMMARECON BOGOR. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(10), 4149–4155. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i10.1654

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free