Hubungan Antara Kepatuhan Terapi Pengobatan dan Diet dengan Kejadian Rawat Inap Ulang Penderita Gagal Jantung

  • Aryani R
  • Rohmawati D
  • Marwan M
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kejadian rawat inap ulang di rumah sakit sering terjadi pada penderita gagal jantung akibat adanya kekambuhan yang dipicu oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan terapi pengobatan dan diet dengan kejadian rawat inap ulang penderita gagal jantung di wilayah Kab. Ngawi. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif non-eksperimen dengan desain penelitian komparatif. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 45 orang. Hasil penelitian diperoleh, mayoritas responden yang patuh pengobatan mengalami rawat inap ulang tinggi dengan nilai p= 0,316 dan mayoritas responden yang patuh diet juga mengalami kejadian rawat inap ulang tinggi dengan nilai p= 0,178. Maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima, artinya tidak ada hubungan antara kepatuhan pengobatan dan diet dengan kejadian rawat inap ulang penderita gagal jantung di wilayah Kab. Ngawi. Untuk menganalisa kekambuhan pada gagal jantung selain faktor kepatuhan penggobatan dan diet perlu ditambahkan faktor-faktor lainnya

Cite

CITATION STYLE

APA

Aryani, R., Rohmawati, D. L., & Marwan, M. (2020). Hubungan Antara Kepatuhan Terapi Pengobatan dan Diet dengan Kejadian Rawat Inap Ulang Penderita Gagal Jantung. E-Journal Cakra Medika, 7(2), 20. https://doi.org/10.55313/ojs.v7i2.59

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free