Abstract
Artikel ini membahas tentang peningkatan kemampuan membaca permulaan pada anak disleksia dengan menggunaka model pembelajaran make a match. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah model pembelajaran make a match efektif meningkatkan kemampuan membaca permulaan. Metodologi penelitian ini menggunakan single subject research dengan desain A-B-A dan analisis data penelitian menggunakan teknik analisis visual grafik. Analisis data menunjukkan baseline (A1) kemampuan membaca permulaan dilakukan selama 4 hari dengan mean 30 dan kecendrungan arah tetap dan perubahan data tetap dilanjutkan dengan intervensi selama 5 hari dengan mean 96%. Kecendrungan arah meningkat dan perubahan data meningkat selanjutnya peneliti melakukan baseline (A2) dilakukan selama 4 hari dengan mean 100% dan kecendrungan arah tetap dan perubahan data tetap serta overlape data yang memiliki persentase rendah. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa metode pembelajaran make a match efektif meningkatkan kemampuan membaca permulaan bagi anak disleksia kelas 2 di Sekolah Dasar.
Cite
CITATION STYLE
Taufan, J., Ardisal, A., & Konitah, K. Y. (2020). Efektivitas Model Pembelajaran Make A Match dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan bagi Anak Disleksia di Sekolah Dasar Penyelenggara Pendidikan Inklusif. Jurnal Basicedu, 4(4), 1149–1159. https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i4.521
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.