Abstract
Pertanyaan dasar dalam penelitian ini adalah bagaimana memahami signifikansi deklarasi kuasa dalam peristiwa menjelang kenaikan Yesus ke Surga? Apakah deklarasi kuasa ini hanya bersignifikansi pada gerakan misi atau sebenarnya menyangkut hal yang lebih luas lagi? Tujuan penelitian ini adalah meninjau lebih dalam tentang signifikansi pendeklarasian kuasa sesaat sebelum peristiwa terangkatnya Tuhan Yesus ke Sorga. Penafsiran umum seringkali mengaitkan pentingnya deklarasi kuasa ini dalam ranah pelaksanaan misi Amanat Agung. Penulis melalui artikel ini hendak menggali makna yang lebih dalam dari deklarasi kuasa baik dalam diri Tuhan Yesus, Allah Bapa maupun pemberian kuasa kepada para murid Yesus melalui analisis naratif sehingga dihasilkan tafsiran yang lebih komprehensif. Artikel ini diteliti dengan metode kualitatif menggunakan analisis naratif pada teks Matius 28:16-20 dan Kisah Para Rasul 1:6-11. Berdasarkan studi yang dilakukan maka ditemukan hasil bahwa signifikansi deklarasi kuasa bukan saja sebagai dorongan untuk pemberitaan Injil melainkan juga pada pembalikan paradigma tentang ke-Raja-an Yesus, persekutuan antar umat percaya, kemenangan atas kuasa setan, dan dasar terjadinya mukjizat.
Cite
CITATION STYLE
Hasibuan, S. Y. (2023). Signifikansi Deklarasi Kuasa Sebelum Peristiwa Terangkatnya Yesus Ke Surga. Vox Dei: Jurnal Teologi Dan Pastoral , 4(1), 81–98. https://doi.org/10.46408/vxd.v4i1.179
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.