NILAI RELIGIOSITAS DALAM KUMPULAN PUISI KARYA GUS BLERO RELIGIOUSITY VALUE OF POEM ANTOLOGY BY GUS BLERO

  • Fasari S
  • Maflahah A
  • Dewi A
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Puisi mampu menghibur dan memberikan manfaat bagi pembacanya. Di Indonesia puisi banyak membicarakan tentang kehidupan sosial, ekonomi, dan spiritual. Salah satu penyair yang sering membicarakan tentang kehidupan spiriritual adalah Teguh Soetanto yang biasa dikenal dengan sebutan Gus Blero.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai religiositas yang terdapat dalam kumpulan puisi karya Gus Blero. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kumpulan puisi karya Gus Blero yang berjudul Hujan Pertama, Menunggu Tuhan, dan Lagu Pengungsi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Penelitian ini dikaji menggunakan pendekatan etika teori K. Bertens tentang moral dan agama yang mampu menjawab nilai-nilai religiositas pada kumpulan puisi karya Gus Blero.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengarang puisi menitikberatkan pada hubungan manusia dengan Tuhan yaitu (1) takut Tuhan pergi meninggalkan umat manusia, (2) keagungan Tuhan yang telah menciptakan manusia dan seisinya, (3) Bersyukur terhadap Tuhan yang telah memberi rezeki, (5) harapan keajaiban kepada sang Tuhan untuk mendapatkan nasib yang baik. Nilai-nilai kereligiousan di dalam puisi Gus Blero lebih ditonjolkan pada sikap pengarang yang senantiasa untuk beriman kepada Tuhan. Kata Kunci: Puisi, moral, dan religiositas.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fasari, S. A., Maflahah, A., & Dewi, A. K. (2018). NILAI RELIGIOSITAS DALAM KUMPULAN PUISI KARYA GUS BLERO RELIGIOUSITY VALUE OF POEM ANTOLOGY BY GUS BLERO. Asas: Jurnal Sastra, 7(3). https://doi.org/10.24114/ajs.v7i3.10649

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free