Abstract
Kurangnya keragaman metode pengajaran di MI Al Huda Jatikalang menjadi akar penyebab rendahnya tingkat literasi di tingkat Madrasah Ibtidaiyah, khususnya dalam maharah qira'ah (kemampuan membaca). Oleh karena itu, peneliti berharap dapat menawarkan solusi dengan mempraktekkan teknik KWL (Know Want to Know-Learned). Model kelas Kurt Lewin diterapkan dalam penelitian ini, yang menggunakan teknik Penelitian Tindakan (PTK) selama dua siklus. Wawancara, observasi, dan tes adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Menggunakan teknik triangulasi sumber, teknik pengujian data, atau prosedur validitas data. Hasil dari masalah yang diteliti ini menunjukkan adanya 1) Penerapan strategi KWL (Know Want to Know-Learned). ditunjukkan dengan hasil observasi aktivitas siswa sebesar 70,90 meningkat menjadi 87,27 2) Peningkatan kemampuan Maharah Qira’ah pada pra siklus mendapat 30% Siklus I mendapat ketuntasan 45% dan siklus II mendapat ketuntasan 80%, dari data tersebut maka strategi KWL Know Want to Know-Learned) dapat meningkatkan Maharah Qira’ah di MI Al Huda Jatikalang.
Cite
CITATION STYLE
Taufik, Elvita Indah Cahyani, Nayli Okta Dwi Pratiwi, Luthfiyah, R., Vanny Apriliyanti, & Vika Mustaqotul Firdaus. (2023). Strategi Know Want to Know-Learned dalam Meningkatkan Maharah Qira’ah Peserta Didik Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah. Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 5(2), 123–146. https://doi.org/10.51339/muhad.v5i2.1203
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.