Penggumpalan Sperma Mencit dengan Protein Total yang Diekstrak dari Endospem Biji Ketapang (Terminalia catappa)

  • Selfianti H
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan menggumpalkan sperma mencit dengan ekstrak  total protein dari endosperm biji ketapang. Biji ketapang  mengandung  protein yang berperilaku seperti lektin. Lektin adalah  glikoprotein yang dapat berikatan dengan residu karbohidrat spesifik. Buah ketapang masak dipecahkan, diambil bagian endospermnya dan dicuci bersih dengan akuades. Endosperm biji dihomogenasikan dalam larutan buffer pengekstrak. Homogenat diaduk semalam dengan batang magnet berputar pada suhu 4oC. Selanjutnya homogenat disentrifus 2500 rpm 4oC selama 15 menit. Supernatan ditambahkan ammonium sulfat sampai konsentrasi 50%  (w/v), diaduk selama 3 jam, selanjutnya disentrifus 10.000 rpm at  4oC  selama 15 menit. Protein terpresipitasi dimurnikan dengan kantong dialisis ukuran 12.000 MWCO (molecular weight cut off).  Protein terpresipitasi dilarutkan dalam buffer dan diukur kadar proteinnya dengan metode Biuret.  Mencit dimatikan secara  cervical dislocation, dibedah, dan diambil saluran epididymis. Suspensi sperma dibuat dengan merendam  epididymis dalam larutan NaCl 0,9% (w/v), selanjutnya bagian proksimal epidydimis dipotong lalu ditekan perlahan hingga sekresi cairan epidydimis keluar dan tersuspensi dengan NaCl 0,9%. Uji agglutinasi dilakukan dengan mencampur suspensi 5 ul sperma mencit dengan 5 ul ekstrak potein total fraksi dialyisis dari konsentrasi 4,23;  8,97;  13,2  dan 17,4 µg/dl, fraksi ammonium sulfat, dan fraksi ekstrak kotor. Laju penggumpalan sperma mencit yang paling cepat yaitu fraksi amonium sulfat  yang mengandung  17,4 µg/dl protein.  Endosperm biji ketapang mengandung lektin yang dapat menggumpalkan sperma mencit.

Cite

CITATION STYLE

APA

Selfianti, H. H. A. R. (2016). Penggumpalan Sperma Mencit dengan Protein Total yang Diekstrak dari Endospem Biji Ketapang (Terminalia catappa). Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati, 39–43. https://doi.org/10.24002/biota.v1i1.711

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free