KELAYAKAN USAHA PENGOLAHAN EKSTRAK DAUN GAMBIR (Uncaria gambir Roxb) OLEH PETANI LOKAL DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA, SUMATERA BARAT

  • Fitriana W
  • Febrina W
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan inovasi pengolahan komoditi perkebunan terus dilakukan untuk mendorong hilirisasi pertanian. Gambir merupakan salah satu tanaman yang berpotensi diolah menjadi minuman kesehatan karena mengandung polifenol tinggi. Teknik pengolahan ekstrak daun gambir yang sederhana diharapkan mudah diterapkan oleh masyarakat lokal sebagai alternatif bisnis yang prospektif untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui teknis pengolahan gambir menjadi ekstrak daun Gambir; (2) menganalisis kelayakan finansial usaha pengolahan ekstrak daun gambir. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif menggunakan empat indikator kelayakan finansial, yaitu Net Present Value (NPV), Benefit Cost (B/C) Ratio, Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan ekstrak daun gambir memiliki rendemen 25% dan nilai NPV positif sebesar Rp1.479.239. Nilai B/C lebih besar dari satu, yaitu 1,013. Nilai IRR di atas suku bunga yang berlaku adalah 7,47% dan PP lebih rendah dari usia investasi, yaitu 1,43 tahun. Secara keseluruhan bisnis ini layak secara finansial. Penguatan usaha tersebut perlu dilakukan sebagai alternatif industri mikro kecil yang dapat meningkatkan perekonomian lokal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fitriana, W., & Febrina, W. (2023). KELAYAKAN USAHA PENGOLAHAN EKSTRAK DAUN GAMBIR (Uncaria gambir Roxb) OLEH PETANI LOKAL DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA, SUMATERA BARAT. Jurnal Industri Hasil Perkebunan, 18(1), 1. https://doi.org/10.33104/jihp.v18i1.8057

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free